REPRESENTASI " COWO " DALAM IKLAN ROKOK U-MILD VERSI "INI BARU COWO "(ANALISIS TEKSTUAL SEMIOTIK-ROLLAND BARTHES)

REYHANSYAH RIZNANDA, 071115075 (2015) REPRESENTASI " COWO " DALAM IKLAN ROKOK U-MILD VERSI "INI BARU COWO "(ANALISIS TEKSTUAL SEMIOTIK-ROLLAND BARTHES). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
REYHANSYAH.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
REYHANSYAH.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Fokus riset ini ialah mengeksplorasi gambaran "cowo" dalam iklan rokok Umild versi "ini baru cowo". Tujuan penelitian ini ialah mengeksplor bagaimana representasi "cowo" digambarkan dan diartikulasikan dalam iklan, melalui 9 jenis tema iklan cetak yang berbeda. Menjadi menarik untuk dieksplor mengenai hal ini dikarenakan adanya perbedaan yang terbentuk melalui sebuah identitas. Sehingga munculah suatu identitas yang berbeda ditengah masyarakat, di mana hal ini diproduksi oleh media massa untuk menciptakan identitas "cowo". Dalam riset ini, peneliti akan menggunakan analisis tekstual semiotik Rolland Barthes dimana akan menggunakan tiga tahapan dalam membedah teks, dalam hal ini teks ialah iklan. Maka tahapan pertama ialah mengetahui non-coded iconic message (denotasi), lalu tahapan kedua coded iconic message (konotasi), dan tahapan terakhir ialah linguistic message (mitos). Sehingga hasil dari tiga tahapan ini akan mampu mengeksplor gambaran serta artikulasi apa yang terkandung. Paradigma yang peneliti gunakan ialah interpretative social science. Dengan menggunakan tinjuan pustaka melalui iklan cetak media massa, lifestyle, identitas laki-laki dan budaya populer serta analisis tekstual semiotik peneliti membedah gambaran dan artikulasi mengenai "cowo". Berdasarkan rumusan masalah dari riset ini, maka hasil yang didapatkan oleh peneliti mengenai gambaran dan artikulasi "cowo" ialah, "cowo" digambarkan untuk mandiri, tanggungjawab, tegar walau patah hati, dan sebagainya, berdasarkan identitas sosialnya maka "cowo" tergolong sosok kelas pekerja (blue collars) dan ambisius di mana artefak disetiap temanya didominasi oleh warna biru serta disisi lain ia harus mampu bersifat cool dengan karakter urban yang dibentuk oleh U-mild mengenai gambaran maskulinitasnya. Dus menambahkan bahwasannya kata "cowo" sendiri itupun memiliki makna berbeda dari pria ataupun laki-laki, namun tetap ada karakter pria atau laki-laki yang dilanggengkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.Fis. K. 10-15 Riz r
Uncontrolled Keywords: MASCULINITY
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5801-6182 Advertising
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi
Creators:
CreatorsEmail
REYHANSYAH RIZNANDA, 071115075UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNisa Kurnia Illahiati, S.Sos., M.Med-KomUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 24 Feb 2015 12:00
Last Modified: 07 Jun 2017 22:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/17888
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item