PENGARUH KEGIATAN COOKING CLASS (KELAS MEMASAK) TERHADAP PENINGKATAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK ‘AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 1 KERTOSONO NGANJUK

TSUWAIBATUL ISLAMIYAH, 131111034 (2015) PENGARUH KEGIATAN COOKING CLASS (KELAS MEMASAK) TERHADAP PENINGKATAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK ‘AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 1 KERTOSONO NGANJUK. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
FKP. N. 118_16 Isl p_ABSTRAK.pdf

Download (162kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FKP. N. 118_16 Isl p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perkembangan motorik halus pada anak sangat penting karena akan berpengaruh terhadap keterampilan gerak kedua tangan, gerakan anggota tubuh yang berhubungan dengan gerak jari jemari seperti kesiapan anak dalam menulis, menggambar dan memanipulasi benda-benda. Jika hal ini tidak segera diperbaiki, maka akan mempengaruhi kepribadian anak. Kegiatan cooking class (kelas memasak) menggunakan adonan kue sebagai media bermain sehingga anak-anak akan terlatih menggunakan anggota tubuhnya terutama jari jemari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh kegiatan cooking class (kelas memasak) terhadap peningkatan perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah. Penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain pretest postest control group. Sampel diperoleh dengan menggunakan purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Kertosono Nganjuk dan sampel sejumlah 15 responden dibagi menjadi 2 kelompok, perlakuan dan kontrol. Variabel independen adalah kegiatan cooking class (kelas memasak) dan variabel terikat adalah perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah, diperiksa dengan uji Denver II. Analisis data menggunakan wilcoxon signed rank test dan mann whitney u test dengan signifikansi α=0,05. Hasilnya menunjukkan kelompok perlakuan memiliki peningkatan perkembangan motorik halus secara signifikan dengan p=0,008, sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami peningkatan perkembangan motorik halus yang signifikan dengan p=0,083 dan mann whitney u test menunjukkan p=0,013. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan cooking class (kelas memasak) berpengaruh terhadap peningkatan perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah. Oleh karena itu, disarankan kepada orang tua, sekolah, dan guru untuk menggunakan kegiatan ini untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: FKP N 118-16 Isl p
Uncontrolled Keywords: cooking class, perkembangan, motorik halus, anak prasekolah
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB5-3640 Theory and practice of education > LB1140-1140.5 Preschool education. Nursery schools
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan
Creators:
CreatorsEmail
TSUWAIBATUL ISLAMIYAH, 131111034UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorYuni Sufyanti Arief, S.Kp., M.KesUNSPECIFIED
ContributorIlya Krisnana, S.Kep., Ns., M.KepUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 05 Dec 2016 23:32
Last Modified: 06 Jun 2017 15:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/48397
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item