Penggunaan Parodi Merek Terhadap Merek Terkenal Ditinjau Dari Undang-Undang Merek Indonesia

Joshua Bonar, - (2022) Penggunaan Parodi Merek Terhadap Merek Terkenal Ditinjau Dari Undang-Undang Merek Indonesia. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
031811133256_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (448kB)
[img] Text (BAB I)
031811133256_BAB I.pdf

Download (214kB)
[img] Text (FULLTEXT)
031811133256_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (698kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Istilah pada parodi dikenal dalam hak cipta, seiring perkembangan zaman dari masa ke masa maka merek sering dijadikan target dalam tindakan parodi. Banyak pelaku usaha yang menggunakan parodi merek dalam produk yang mereka hasilkan dengan sengaja. Tindakan parodi merek ini biasanya dilakukan atas keresahan konsumen terhadap sebuah merek yang memiliki reputasi tinggi tetapi menghasilkan produk yang kualitasnya menurun maka dilakukanlah tindakan parodi ini tujuannya mengkritik merek tersebut agar lebih baik lagi, selain itu ada juga yang memiliki tujuan mengambil kesempatan sebagai batu loncatan dengan memparodikan merek terkenal untuk mengambil keuntungan sendiri. Saat ini Undang-Undang Nomor 20 tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis belum mengatur secara eksplisit tentang tindakan parodi merek. Penulisan ini mengkaji mengenai parodi merek seperti apa yang dapat dikategorikan sebagai pelanggaran pada merek dan mengkaji batasan-batasan tindakan parodi pada merek, dan upaya hukum apa yang dapat dilakukan pemilik merek terkenal terhadap tindakan parodi merek. Metode yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah metode yuridis normatif. Metode yuridis normatif digunakan untuk melakukan pengkajian terhadap kaidah-kaidah hukum yang berlaku. Hasil kajian memperlihatkan bahwa penggunaan parodi merek yang dapat dikatakan sebagai pelanggaran merek ialah yang memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek terkenal dan dapat dibuktikan bahwa adanya kebingungan terhadap konsumen. Upaya hukum yang dapat ditempuh oleh pemilik merek terkenal yaitu gugatan pidana dan gugatan perdata. Para pembuat Undang-Undang Merek sebaiknya menambahkan ketentuan terkait pelanggaran merek untuk barang dan/atau jasa tidak sejenis juga agar dapat mengakomodasikan permasalahan terkait parodi merek.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FH.131/22 Jos p
Uncontrolled Keywords: Merek, Parodi merek, Pelanggaran Merek
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T201 Patents. Trademarks
Divisions: 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Joshua Bonar, -NIM031811133256
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorAGUNG SUJATMIKO, -NIDN0028026302
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 27 Aug 2026 00:45
Last Modified: 27 Aug 2026 00:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145129
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item